Imam Kepala dan Ahli Taurat
Kematian-Nya di salib memang bukan untuk kepentingan-Nya sendiri, melainkan untuk kepentingan umat manusia.
Kematian-Nya di salib memang bukan untuk kepentingan-Nya sendiri, melainkan untuk kepentingan umat manusia.
Mengapa mereka merasa perlu menghujat-Nya? Toh, mereka sekadar lewat dan tidak tahu duduk persoalan sebenarnya.
Yesus sungguh mati sebagai penjahat. Dan karena itulah, penyaliban-Nya sungguh penting dan bermakna: memikul dosa banyak orang.
Ia akan datang sebagai Penebus untuk Sion dan untuk keturunan Yakub yang bertobat dari pemberontakannya, demikianlah firman TUHAN
Entah bagaimana perasaan prajurit yang mendapatkan pakaian itu. Senangkah dia? Atau dia malah terbayang-bayang dengan kisah penyaliban itu?
Yesus Orang Nazaret adalah Tuhan yang menderita, kematian-Nya sungguh bisa menggantikan kematian seluruh umat manusia.
Yesus Orang Nazaret menanggung kutuk karena dosa-dosa umat manusia. Dan inilah Injil itu!
kisah Simon Orang Kirine tak berhenti pada peristiwa penyaliban, Ia yang awalnya merasa dipaksa dan terpaksa akhirnya boleh bersyukur mendapatkan kesempatan memikul salib Yesus..
Yesus telah menjadi bahan tertawaan. Inilah kejahatan sejahat-jahatnya: menjadikan penderitaan sebagai bahan tertawaan dan tontonan.
Pilatus ingin menyenangkan hati orang banyak. Menyenangkan rakyat itulah yang menjadi dasar Pilatus menghukum Yesus. Dan Pilatus tak bisa berdalih.