Ketaatan kepada Allah
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read morePercaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read moreBacaan Injil, yang disediakan leksionari pada Minggu 16 Agustus 2026, memperlihatkan dua respons berbeda (Mat. 15:10-28). Konteks keduanya…
Read more”Akulah TUHAN, Allahmu”. Demikianlah refrein yang terdengar ketika Musa menyampaikan hukum antarmanusia kepada umat Israel (Im. 19:1-18). Kata…
Read moreKuncinya adalah kasih. Dan ternyata, mengasihi adalah sebuah pilihan, bukan suatu perasaan, karena Tuhan memberikan pilihan untuk mengasihi.…
Read more15 September 2022, (Kis. 4:13-22) ”Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.” Demikianlah catatan Lukas perihal tanggapan Mahkamah Agama. Ya, mereka heran, bisa jadi juga bingung, menyaksikan betapa Petrus dengan penuh […]
14 September 2022, (Kis. 4:1-12) Bermain air basah, bermain api hangus. Dalam pandangan saya, peribahasa itu cukup mewakili peristiwa ”Pertanggungjawaban Petrus dan Yohanes di hadapan Mahkamah Agama”. Setiap tindakan mengandung risiko. Tak ada tindakan, bagaimanapun baiknya, bebas dari risiko. Karena itu, pentinglah bagi kita untuk selalu berpikir dahulu sebelum berbuat […]
13 September 2022(Kis. 3:11-26) ”Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri?” Demikianlah penjelasan awal Petrus ketika dia melihat banyak orang heran menyaksikan mukjizat penyembuhan pada si lumpuh. Jelas di sini, Petrus […]
12 September 2022(Kis. 3:1-10) Kisah penyembuhan si lumpuh memperlihatkan juga pentingnya bagi kita untuk membuka mata dan telinga. Untuk menyaksikan dan mendengarkan apa yang tidak indah di dunia yang indah ini. Jangan tutup mata, apalagi telinga. Sebenarnya, kita tak mungkin menutup telinga. Berbeda dengan mata, telinga tidak mempunyai kelopak yang […]
11 September 2022(Kis. 3:1-10) Kisah penyembuhan si lumpuh bermula dari keprihatinan Petrus dan Yohanes. Mereka prihatin sebab ada yang tidak indah di Gerbang Indah itu. Yang tidak indah itu adalah keberadaan si lumpuh. Entah sudah berapa lama dia berbaring di situ. Lukas memang tidak mencatat nama orang tersebut, tetapi dia […]
10 September 2022(Kis. 2:41-47) Menyaksikan jemaat mula-mula mungkin membuat kita heran sekaligus iri. Jumlah yang besar itu—lebih dari 3.000 orang dewasa—tidak mengurangi kualitas persekutuan mereka. Biasanya—penyakit jemaat modern—makin banyak anggota, makin sulit memahami dan menerima satu sama lain. Catatan Lukas memperlihatkan, jemaat mula-mula tidak membedakan antara yang rohani dan profan; […]
Mengapa Allah begitu peduli dengan domba yang satu ekor itu?” Untuk menjawab pertanyaan itu, ingatlah bahwa 100=10×10. Di kalangan Yahudi, angka 10 melambangkan keutuhan.
9 September 2022(Kis. 2:14-40) Pentakosta adalah pembaruan. Dan Simon Petrus adalah buktinya. Jika pada penangkapan Yesus Petrus begitu tak menguasai diri, bahkan menghunus pedangnya dan menetak telinga Malkus; maka pada peristiwa Pentakosta Petrus tak lagi marah ketika ada orang yang menyindir: ”Mereka sedang mabuk oleh anggur manis.” Kalau di rumah […]