Ketaatan kepada Allah
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read morePercaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read moreBacaan Injil, yang disediakan leksionari pada Minggu 16 Agustus 2026, memperlihatkan dua respons berbeda (Mat. 15:10-28). Konteks keduanya…
Read more”Akulah TUHAN, Allahmu”. Demikianlah refrein yang terdengar ketika Musa menyampaikan hukum antarmanusia kepada umat Israel (Im. 19:1-18). Kata…
Read moreKuncinya adalah kasih. Dan ternyata, mengasihi adalah sebuah pilihan, bukan suatu perasaan, karena Tuhan memberikan pilihan untuk mengasihi.…
Read morePada akhirnya, bukan tangisan yang membawa kita melangkah, melainkan ketulusan dalam menjalani proses. Kadang, yang tidak dituruti… justru yang paling membentuk kita.
Ayub percaya bahwa Allah tidak akan diam saja dan akan membela dirinya. Dan kita tahu akhir ceritanya: Ayub tidak bunuh diri dan tetap hidup sebagai milik Allah.
Apakah yang hendak kita renungkan pada Minggu Trinitas ini? Kita harus mengaku bahwa istilah Allah Trinitas atau Allah Tritunggal adalah misteri.
Pengampunan dosa berkait erat pengenalan akan Allah dan mengalahkan kejahatan.
Di zaman ini kita sering merasa hidup orang lain lebih terang. Kita melihat pencapaian di layar kecil, lalu diam-diam merasa redup. Kita membandingkan langkah, hasil, bahkan berkat, seolah hidup adalah perlombaan.
”Pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul. Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya. Ia sujud di depan kaki Petrus dan menyembahnya” (Kis. 10:24-25) Kornelius sepertinya yakin, jika dia melaksanakan kehendak Allah, Allah akan menyiapkan segala sesuatunya sehingga […]
”Ah, kalau saja seluruh umat Tuhan menjadi nabi, karena Tuhan memberi Roh-Nya kepada mereka!” (Bil 11:29). Demikianlah respons Musa ketika Yosua memberitahu bahwa Eldad dan Medad juga kepenuhan Roh Tuhan meski mereka berdua—entah karena apa—tidak bersama ketujuh puluh pemimpin yang menerima kuasa. Pada Hari Pentakosta ini kita bisa meneladan Musa. […]
Perintahnya boleh dibilang baru, karena masa kegelapan telah sirna dan mereka semua sudah berada dalam terang karena Yesus Kristus.