Ketaatan kepada Allah
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read morePercaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu…
Read moreBacaan Injil, yang disediakan leksionari pada Minggu 16 Agustus 2026, memperlihatkan dua respons berbeda (Mat. 15:10-28). Konteks keduanya…
Read more”Akulah TUHAN, Allahmu”. Demikianlah refrein yang terdengar ketika Musa menyampaikan hukum antarmanusia kepada umat Israel (Im. 19:1-18). Kata…
Read moreKuncinya adalah kasih. Dan ternyata, mengasihi adalah sebuah pilihan, bukan suatu perasaan, karena Tuhan memberikan pilihan untuk mengasihi.…
Read moreSalah satu makna budaya entrepreneurship. Entrepreneurship bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga keberanian untuk mencari solusi, beradaptasi dengan keadaan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan.
”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:31-32). Demikianlah makna kemerdekaan menurut Yesus Orang Nazaret. Dalam BIMK tertera: ”Kalau kalian hidup menurut ajaran-Ku kalian sungguh-sungguh pengikut-Ku, maka kalian akan mengenal Allah yang benar, dan oleh karena […]
”Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak mempunyai gembala”(Mat. 9:36). Yesus melihat. Guru dari Nazaret itu tidak menutup mata. Mata-Nya senantiasa terbuka. Keterbukaan mata itulah yang membuat-Nya mampu memahami keadaan orang banyak itu. Persoalannya, banyak orang, […]
Bukan karena kekuatan akal budi manusia mereka percaya, tetapi karena pengurapan Roh Kudus saja.
Menunggu jawaban dari Tuhan tidak bisa hanya berpangku tangan, perlu perjuangan dan kesabaran dalam melakukan bagian kita. Dari waktu ke waktu Tuhan membentuk karakter kita, mengajar kita untuk bertekun, berakar dalam firman-Nya dan percaya. Teruslah berharap kepada Tuhan dan pada waktunya kita akan melihat keindahan yang Dia rancangkan sejak semula.
”Yesus berkata kepada mereka, ’Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan’” (Mat. 14:16). Demikianlah Sang Guru menanggapi usulan para murid. Usul itu bukan sembarang usul. Bisa jadi mereka hendak meneladan Yesus. Mereka saksi bahwa Sang Guru semula hendak menata hati, tetirah sejenak, setelah mendengar kabar kematian Yohanes Pembaptis. […]
Apa yang hendak dikatakan penulis Injil Matius di sini? Sepertinya penulis hendak menyatakan bahwa Yesus Orang Nazaret adalah Pribadi yang peduli dan menyapa manusia dalam situasinya masing-masing. Pertama, perhatikan catatan penulis: ”Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di tempat pemungutan cukai, lalu Ia berkata […]
Mengasihi dunia akan membuat kita lenyap bersamanya. Karena itu, kita semua dipanggil untuk menuruti kehendak Allah.