Puasa yang Dikehendaki Allah: Mengasini dan Menerangi
Apalah artinya garam yang telah kehilangan rasa asinnya dan terang yang diletakkan di dalam tempayan?
Apalah artinya garam yang telah kehilangan rasa asinnya dan terang yang diletakkan di dalam tempayan?
Hati Allah memang begitu luas untuk menampung segala kelemahan dan dosa manusia. Intinya, Allah mengasihi manusia. Dan aneh ketika manusia malah menganggap sepi kasih-Nya itu.
”Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu” (Ef. 4:26). Tampak dalam ayat tersebut bahwa kemarahan bisa memicu kita untuk berbuat dosa. Itu sebabnya firman Tuhan menasihatkan untuk tidak lama-lama menyimpan kemarahan. Jangan sampai Read more…
Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, apakah engkau sangka bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?”
Paulus hendak mengingatkan agar orang tak membuat sesamanya jatuh tersandung. Menyetujui orang lain melakukan kejahatan sama halnya dengan mendukung tindakan orang tersebut.
Ada pendapat, mana yang lebih baik: pasangan sesama jenis, namun saling mengasihi atau pasangan lain jenis, namun saling membenci. Untuk kedua pilihan ini jawabannya adalah tidak keduanya. Jika seseorang mengakui Allah sebagai Tuhan—juga dalam kehidupan seksualnya; maka ia pasti akan menaati Allah tanpa syarat.
Berhala itu sebenarnya memang dimaksudkan untuk melayani keinginan manusia. Dan untuk semua hal itu, Allah membiarkannya. Bukan karena tidak peduli, tetapi karena manusia telah terlebih dahulu menetapkan dirinya untuk itu.
Berhala itu bermuara pada keinginan manusia untuk menjadi tuhan. Ujung-ujungnya semua untuk kepentingan manusia. Dan ketika berhala yang satu tidak memuaskan dirinya, maka manusia bisa dengan mudah pindah ke berhala yang lainnya.
Allah membenci dosa dan kejahatan manusia, namun mengasihi manusia berdosa. orang tidak mampu mengenal Allah, Paulus menyatakan bahwa sifat-sifat Allah itu terlihat dalam seluruh ciptaan-Nya. Ini bukan masalah kemampuan, tetapi pada kemauan.
Injil adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan semua orang yang percaya; pertama-tama orang Yahudi, dan bangsa lain juga.