Dasar Bermegah
Tak ada dasar untuk bermegah, kecuali berdasarkan asas iman. Itulah yang hendak ditekankan Paulus. Imanlah yang menyelamatkan seseorang.
Tak ada dasar untuk bermegah, kecuali berdasarkan asas iman. Itulah yang hendak ditekankan Paulus. Imanlah yang menyelamatkan seseorang.
Sabda-Mu Abadi | 14 Februari 2023 | Rm. 3:25-26 ”Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian melalui iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan kebenaran-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan kebenaran-Nya pada masa ini bahwa Ia benar Read more
Hanya Yesus Kristuslah—manusia nirdosa—yang sanggup menanggung hukuman atas dosa. Dan melalui iman kepada Dia sajalah manusia diselamatkan.
Karena oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. Dan memang itulah kenyataan manusia. Ketika dilarang, malah melakukannya.
Paulus menekankan aspek kesetiaan Allah. Allah tetap setia meski manusia berlaku tidak setia terhadap-Nya. Allah tetap mengasihi manusia walau manusia tidak mengasihi-Nya.
Dasar melakukan perintah bukanlah agar tidak dihukum, namun karena mengasihi Allah.
Kepada kita pun Allah telah memercayakan Alkitab – Firman,-Nya. Pertanyaannya, apakah kita telah menjadikan Alkitab sebagai pola dan standar hidup sehari-hari?
Ketika seorang Israel disunat, maka dia dianggap umat Allah. Sebagai umat Allah, dia mesti hidup sebagai umat Allah. Dan hukum Taurat adalah standarnya. Jika mereka tidak melakukan Taurat, maka sunat lahiriah itu tidak akan ada manfaatnya.
Yang dinilai benar oleh Allah adalah perbuatan dan bukan sekadar seruan penyembahan.
Sang Rasul hendak mengingatkan bahwa Allah memang telah memilih Bangsa Israel menjadi umat-Nya agar menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain. Sehingga bangsa-bangsa lain juga menjadi umat Allah.