Jika Allah di Pihak Kita
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Jawaban yang diharapkan—dan memang benar itulah jawabannya—adalah tidak ada.
Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Jawaban yang diharapkan—dan memang benar itulah jawabannya—adalah tidak ada.
Kita perlu mengerjakan bagian kita dengan sebaik-baiknya dan memohon Allah untuk menyempurnakan dan memberkati pekerjaan kita itu.
Berkait doa, kita didorong untuk apa yang kita butuhkan, ketimbang apa yang kita inginkan. Hanya soalnya kita kadang ragu apakah itu pun dikehendaki Allah atau tidak.
Kita menanti dengan sabar karena kita percaya bahwa Allah adalah Pribadi yang dapat dipercaya..
Manusia normal pastilah frustrasi ketika dihadapkan pada hukum Taurat, karena tak mungkin melaksanakan hukum Taurat itu dengan sempurna.
Setiap orang yang telah menjadi murid Kristus telah mati terhadap hukum Taurat. Mereka tidak lagi terikat pada hukum Taurat, melainkan terikat pada hukum Kristus.
Jemaat telah dimerdekakan oleh Allah. Mereka tak lagi hamba dosa, tetapi hamba Allah. Dan semuanya itu berujung pada hidup yang kekal.
Paulus mengajak warga jemaat di Roma untuk menjadi hamba kebenaran yang membawa mereka ke dalam pengudusan
Syukur kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah menaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.
Sabda-Mu Abadi | 27 Februari 2023 | Rm. 6:12-14 ”Sebab itu, hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya. Janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi Read more